| Kabar dari Muslim Uighur |
|
|
| ditulis oleh Pengurus | |
| 09/07/2009 | |
|
“ Seorang
mukmin terhadap mukmin lainnya seumpama bangunan saling mengokohkan satu dengan
yang lain.” (Kemudian Rasulullah Saw merapatkan jari-jari tangan beliau).
(Mutafaq'alaih)
Suku Uighur, merupakan suku kuno keturunan suku Huihe yang tersebar di asia Tengah. Suku Uighur merupakan penduduk dari daerah otonomi Xinjiang, yang berada di bagian sebelah barat Cina. Penduduk Uighur ini mempunyai wajah yang berbeda dengan orang-orang asli Cina, wajah mereka lebih mirip dengan orang-orang Turki, mereka pun bertutur dalam bahasa Uighur, yang merupakan salah satu anak cabang dari bahasa Turki.
Karena perbedaan dari segi suku, budaya, bahasa, dan agama, suku Uighur ini seringkali mendapatkan diskriminasi dan penindasan. Di salah satu stasiun televise Jepang, seorang laki-laki Uighur yang sekarang berdomisili di Jepang bertutur bagaimana mereka mendapatkan diskriminasi baik dari segi kebebasan beragama, kehidupan sehar-hari, hingga kesempatan mendapatkan pekerjaan.
Hal ini pun yang kembali mendorong massa Muslim Uighur mengadakan aksi menentang terhadap diskriminasi dan penindasan terhadap mereka pada tanggal 5 Juli lalu. Namun aksi ini berubah menjadi bentrokan terhadap aparat, dan akhirnya meluas menjadi bentrokan terhadap etnis utama di Cina, etnis Han. Kerusuhan antar etnis ini menelan cukup banyak korban, lebih dari 150 orang meninggal dan 1000 orang lainnya luka-luka.
Saat ini sebagian besar orang-orang Uighur mencoba mencari tempat aman, dan keluar dari Xinjiang, yang mengakibatkan orang-orang memenuhi terminal setempat. Saudara-saudaraku yang insyaallah kita semua masih berada dalam keamanan dan keselamatan, yang masih dapat dengan mudah melaksanakan kewajiban-kewajiban agama kita, sudah pantasnya kita mensyukuri hal itu. Dan tak lupa marilah kita doakan mereka, saudara-saudara Muslim Uighur yang saat ini sedang mendapatkan cobaa dalam setiap doa-doa kita. |